Pemerintah Kukar Siap Realisasikan ADD Tahap 3
TENGGARONG, Para perangkat
desa se Kutai Kartanegara Rabu (14/12) pagi mendatangi gedung DPRD Kukar.
Mereka menuntut agar Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap 3 2017 senilai Rp63 miliar
segera direalisasikan Pemerintah Kukar.
Ribuan perangkat desa
se-Kukar yang dikoordinatori Ketua P-APDESI Kukar Mus Mulyadi tersebut diterima
Wakil Ketua DPRD H Rudiansyah, hadir dalam kesempatan itu Kepala Badan
Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Kukar, dan sejumlah staf Secretariat DPRD
Kukar.
Menurut Ketua P-APBDESI
Kukar Mus Mulyadi, dana ADD tahap tiga 2017 sangat dinanti seluruh pemerintah
desa. Dana tersebut untuk keperluan pembayaran gaji dan tunjangan para
perangkat desa di Kutai Kartanegara, yang sejak Oktober 2017 belum dibayarkan.
“Dalam pertemuan tadi
(kemarin-red) pemerintah melalui Kepala BPKAD menyanggupi untuk proses secara
adminitrasi realisasi dana ADD tahap tiga senilai Rp63 miliar,” papar Mus
Mulyadi.
Menurut Mus Mulyadi,
berdasar Peraturan Bupati (Perbup) terkait dengan ADD 2017 telah diputuskan
sebesar Rp212 miliar. Dari nilai tersebut yang belum terealisasi sebesar Rp63
miliar.”Kita berharap secepatnya bisa cair, kalau tak cair kami perangkat desa
akan mencari pekerjaan lain sementara waktu untuk memenuhi kebutuhan hidup,
kalau ADD cair baru kita berikan layanan ke masyarakat,” terangnya.
Sementara itu H Rudiansyah
meminta kepada pemerintah Kukar segera melakukan proses pengurusan pencairan
dana ADD tahap 3 Kukar.”Kita juga meminta seluruh pemerintah desa melengkapi
dokumen dokumen pendukung, dalam proses pencairan tersebut sehingga bisa
berjalan dengan cepat, apalagi kondisi sudah akhir tahun,” papar H Rudiansyah.
H Rudiansyah juga
menghimbau kepada seluruh aparat desa se Kukar untuk tetap memberikan layanan
ke masyarakat. Dirinya meminta supaya seluruh perangkat desa bersabar menunggu
proses pencairan dana ADD.
“Pelayanan
kita harapkan tetap dijalankan seperti biasa. Kalau tutup dan mogok bekerja
karena ADD tak cair, para perangkat desa harus bercermin dan merenung diri sambil
mengingat ucapan saat diambil sumpah dan janji ketika pelantikan sebagai
seorang kepala desa,” ungkap H Rudiansyah.awi/poskotakaltimnews.com